Nov 17 2016

Ritual Pertarungan Unik Dalam Sarung Ala Suku Bugis

Keunikan suku Bugis yang satu ini mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya. Ritual pertarungan dalam sarung, atau disebut dengan Sigajang Laleng Lipa. Ritual ini dilakukan sebagai cara masyarakat Bugis dalam adat menyelesaikan masalah. Cukup unik ya, dengan ini kami akan mengajak Anda untuk mengenal lebih dalam tentang Ritual Pertarungan Unik Dalam Sarung Ala Suku Bugis berikut ini.

Sejarah Sijagang Laleng Lipa, ritual pertarungan dalam sarung.

Ritual Pertarungan Unik Dalam Sarung Ala Suku Bugis

Sijageng Laleng Lipa adalah salah satu ritual penting masyarakat Bugis yang saat ini keberadaannya hampir hilang ditelan masa. Ritual ini dilakukan dengan menyatukan kedua pria, dalam sebuah sarung untuk saling bertarung. Mereka akan dengan sangat bersemangat menunjukkan kekuatan masing-masing sampai hasilnya sama-sama hidup, atau sama-sama mati, karena sangat jarang hasil dari pertarungan ini yang salah satunya masih hidup. Cukup ngeri juga ya?

Ritual Pertarungan Unik Dalam Sarung Ala Suku Bugis

Ritual ini dulunya dilakukan pada masa kerajaan Bugis, sekitar beberapa ratus tahun lalu. Kala itu, ritual Sijagang Laleng Lipa dilakukan oleh dua keluarga yang saling berseteru dan jalan penyelesaiannya dilakukan dengan ritual pertarungan ini.

Sebenarnya ritual ini dilakukan jika dalam perseteruan dua keluarga tidak mencapai mufakat dalam musyawarahnya. Karena masyarakat suku Bugis mementingkan segala sesuatu yang terjadi dalam keluarga, dan jika mereka merasa terhina, maka penyelesaian yang dilakukan adalah dengan ritual pertarungan dalam sarung ini. Ritual pertarungan dalam sarung dilakukan sebagai solusi akhir dari musyawarah yang tidak mencapai hasil mufakat. Dengan dilakukannya Sijagang Laleng Lipa, maka perseteruan akan diselesaikan dengan lapang dada, dan menerima apapun yang menjadi resikonya.

Ritual Pertarungan Unik Dalam Sarung Ala Suku Bugis

Dalam pelaksanaan ritual Sijagang Lelang Lipa tersebut, tidak dilakukan sembarangan. Biasanya masing-masing dari pihak keluarga yang berseteru akan mengutus salah satu anggota keluarga pria yang terkuat. Pria-pria yang kemudian terpiliuh ini harus bersedia melakukan ritual pertarungan dengan mengerahkan kekuatannya, tanpa ada niatan menyerah pada lawan. Mereka biasanya akan diberikan senjata berupa badik dengan ukuran tertentu. Badik biasanya senjata yang merupakan sebuah warisan dari keluarga yang telah diberi mantera khusus yang dipercaya dalam pertarungannya nanti akan dibantu oleh kekuatan dari leluhur.

Jika dilihat dari asal muasal dan pelaksanaan ritual Sijagang Laleng Lipa tentu sangat mematikan dan ini juga berkaitan dengan nyawa seseorang. Namun jika kita bisa mencegah dari dampak yang terjadi lebih buruk, kita bisa mengerti pentingnya musyawarah dan harus kita kerjakan dengan hati-hati serta kepala dingin. Jangan sampai, masalah yang tidak selesai malah berujung pada kehilangan nyawa antara kedua belah pihak demi kepentingan ego dan hal lainnya.

Namun tenang saja, ritual pertarungan suku Bugis yang cukup ekstrim ini sekarang tidak dilakukan lagi. Akan tetapi demi melestarikan tradisi yang sudah ada, biasanya ritual Sijagang Laleng Lipa hanya dilakukan sebatas atraksi-atraksi menarik untuk menghibur, dan tidak sampai harus menghilangkan nyawa seseorang lagi.

Baca juga : Mitos Beberapa Hewan Yang Dianggap Pembawa Sial

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

    Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang...

  • Menelisik Kehidupan Pejuang Kita Di Pengasingan Boven Digoel

    Diasingkan di tempat pengasingan, bukan hal baru bagi para pejuang kita dulu. Bahkan ini sudah menjadi hal yang lumrah dan pengasingan tersebut...

  • Fakta-fakta Orang Suku Baduy Yang Jarang Diketahui

    Jika kita menelisik lagi tentang kehidupan orang-orang suku pedalaman, tentu akan menjadi minat tersendiri juga menambah pengetahuan kita, benar kan? Nah seperti...