Dec 17 2016

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Tidak lama lagi, umat Kristiani di seluruh dunia akan merayakan Natal! Biasanya perayaan Natal akan identik dengan peribadatan ke rumah ibadahnya apalagi kalau bukan Gereja. Selain itu, berkumpulnya keluarga besar dan merias sendiri pohon natal menjadi peristiwa yang dinanti-nanti.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

 

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Hal tersebut memang sepertinya sangat umum ya, tapi apakah Anda tau? Di 5 negara berbeda di Dunia mereka memiliki tradisi unik, bahkan mungkin mengerikan untuk rayakan Natal. Bahkan tradisi ini disebut sebagai tradisi anti mainstream. Seperti apa sih memangnya tradisi ini? Yuk simak langsung berikut ini selengkapnya.

1. Perayaan festival Krampus, Austria.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Anak-anak biasanya sangat menyukai hadiah-hadiah natal yang datang dari sinterklas, angpau dan kemeriahan lainnya yang membuat mereka gembira. Namun berbeda dengan anak-anak Austria. Perayaan natal adalah mimpi buruk bagi mereka.  Pasalnya, dalam budaya kaum Bavaria seperti Austria ini, sosok Sinterklas dan Piet Hitam digantikan oleh Santo Nicholas dan Krampus. Santo Nicholas adalah contoh figur yang baik dan selalu memberikan kado natal untuk anak-anak. Sebaliknya, Krampus adalah sosok menakutkan yang akan menghukum anak nakal. Jika Krampus menemukan anak yang nakal, maka Krampus akan memakannya. Namun jangan khawatir, ini tidak sungguhan. Namun keseraman yang ditunjukkan Krampus bertujuan agar anak yang nakal menjadi jera.

 

2. Nenek Sihir Befana, Italia.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Saat perayaan Natal di Italia, anak-anak di negeri Italia lebih mengenal nenek sihir daripada sosok Sinterklas. Nenek sihir disini mereka sebut adalah Befana. Namun jangan salah, meskipun Befana adalah nenek sihir tapi tugasnya sama kok dengan Sinterklas yang memberikan kado bagi anak-anak saat natal.

Cara Befana si nenek sihir untuk memberikan kado juga mirip Santa, yaitu melalui cerobong asap. Layaknya nenek sihir, Befana juga terlihat membawa sapu sihir. Sebagai gantinya, masyarakat Italia akan membawakan makanan dan minuman untuk Befana.

 

3. Tradisi Hogmanay, Skotlandia.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Orang-orang Skotlandia juga memiliki cara unik dalam merayakan natal. Tradisi Hogmanay salah satunya. Tradisi ini sudah dilakukan sejak dahulu, dan dilakukan di penghujung tahun. Jika perayaan natal 25 Desember selalu dimaknai dengan ketenangan, maka tradisi Hogmany adalah kebalikannya. Mereka akan berteriak keras, menyalakan obor dan kembang api.

Puncak dari tradisi Hogmanay adalah First Footing. Pada tradisi ini, barang siapa melewati pintu rumah saat pergantian tahun, akan membawa keberuntungan. Anehnya, laki-laki dengan rambut hitam dan perempuan dengan rambut yang pirang diyakini tidak akan memperoleh keberuntungan. Percaya atau tidak, tradisi tersebut cukup aneh.

 

4. Tradisi Mummering, Kanada.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Perayaan Natal yang dilakukan masyarakat di negara bagian Newfoundland, Kanada juga bisa dibilang perayaan yang cukup unik. Mengapa? Karena setiap tahunnya dalam menjelang natal, mereka punya tradisi yang disebut Mummering. Tradisi ini adalah dimana mereka akan saling berkunjung ke rumah sanak saudara atau tetangga dengan menggunakan penyamaran yang unik. Tidak hanya merubah dalam penampilan saja, terkadang mereka juga mengubah cara bicara serta nada suaranya juga. Siapa saja yang mampu mengetahui identitas dari si penyamar dengan benar, maka mereka harus mentraktir makan dan minum!

 

5. La Quema del Diablo, Guatemala.

5 Negara Dengan Tradisi Anti Mainstream Untuk Rayakan Natal

Guatemala adalah sebuah kawasan di Amerika Latin yang memiliki tradisi khas menjelang hari Natal tiba. Tepatnya pada tanggal 7 Desember setiap tahun, masyarakat akan membersihkan area rumah dari semua sampah, serta membuat sosok setan dari sampah dan barang-barang yang tidak terpakai lagi.

Sosok setan yang dibuat dari sampah dan barang-barang yang tak terpakai tersebut disimpan di jalanan dan dibakar beramai-ramai. Upacara ini adalah simbolik sebagai membersihkan setan yang dapat membawa bencana dan untuk menghindarkan dari hal-hal yang bersifat negatif di tahun yang akan datang. Masyarakat Guatemala sangat antusias saat melakukan tradisi ini.

Baca juga : Fakta Haji Agus Salim, Pejuang Kemerdekaan Indonesia

Itu dia perayaan tradisi unik perayaan natal dari berbagai dunia, sebenarnya masih ada lagi tapi kita bahas kapan-kapan saja ya! Semoga bermanfaat!

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

    Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang...

  • 7 Suku Yang Akhirnya Membuka Diri Dengan Dunia Modern

    Seperti suku-suku di dunia yang kita ketahui, sebagian dari mereka mulai membuka diri pada dunia modern, namun sebagian lagi masih enggan dan...

  • Senjata-senjata Khas Suku Dayak Yang Harus Anda Tahu

    Membahas tentang suku yang paling ditakuti di Indonesia, yaitu suku Dayak, pasti kita berpikir apa saja yang membuat mereka sampai-sampai mendapat julukan...