Feb 14 2017

Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang tidak semua orang Indian melakukan tradisi sadis tersebut. Namun, para penjelajah kawasan Barat Amerika tetap saja ngeri jika bertemu mereka.

Hal itu karena beredarnya kabar tentang kebiasaan suku tersebut yang dianggap biadab. Pertama adalah menguliti kepala (scalp) dan yang kedua adalah menjadikan kepala mengecil hingga seukuran dengan bola tenis.

Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

Cerita tentang simpang siur dari tradisi Tsantsa menyebar dari daerah hutan hujan Amazon, Amerika Selatan. Di mana lokasi tersebut dihuni oleh suku Shuar, Achuar, Huambisa dan Aguaruna. Konon katanya, mereka juga suka memburu kepala manusia. Lalu seperti apa tradisi Tsantsa yang dikenal cukup mengerikan tersebut?

  • Cara mereka melakukan pengecilan kepala.

Konon katanya, orang-orang suku primitif tidak menggunakan cara magis untuk melakukan penyusutan kepala mereka, melainkan dengan memakai metode-metode yang bisa siapapun bisa melakukannya. Tekniknya mudah tapi dalam aplikasinya tentu tidak. Jadi, setelah berhasil memenggal kepala orang yang dianggap musuh, biasanya mereka menyayat bagian belakang leher hingga semua kulit dan daging bersih dari tempurung kepala. Setelahnya, biji merah diletakkan di bawah kelopak mata yang dijahit tertutup. Bola kayu pun dimasukkan sebagai pengganti tengkorak. Setelahnya lagi, kepala baru tersebut direbus bersama dengan ramuan khusus yang mengandung tanin.

Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

  • Ritual yang dilakukan sembari mengiringi Tsansa.

Setelah orang suku Indian kemudian memenggal kepala musuh dan menyusutkannya, mereka juga melakukan semacam proses perebusan dan mengiringinginya dengan perayaan spiritual. Hal tersebut konon bermanfaat sebagai pengunci roh jahat para musuh yang mereka penggal. Prosesi tersebut juga dipercaya melindungi si pembunuh dari usaha balas dendam roh musuh. Hal itu sebelumnya dipaparkan oleh Gila Kahila Bar-Gal, seorang penulis penelitian kepada Discovery News. Setelah melakukan perayaan, orang-orang suku Indian bahkan percaya jika mereka akan dilayani oleh para korban.

  • Ritual tersebut bermakna Keagamaan.

Orang-orang suku tersebut percaya bahwa ritual penyusutan kepala juga dipercaya memiliki makna keagamaan. Aktivitas tersebut diyakini mampu menyerap spirit atau semangat korban. Konon arwah para korban juga akan melayani pemilik kepala dan juga untuk mencegah roh korban menuntut balas atas kematian mereka.

Walaupun memang mengerikan, namun para peneliti telah menganalisa bukti DNA. Antara DNA kepala yang telah disusutkan dan DNA manusia memang sangat cocok. Aktivitas perburuan terhadap kepala sempat booming di kalangan masyarakat suku Indian.

Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

  • Kepala yang diperjualbelikan.

Di tahun 1930-an, orang-orang kulit putih Amerika bahkan gemar menyimpan Tsansa. Kebiasaan tersebut ternyata memperparah kebiadaban suku Indian. Banyak praktek jual beli kepala, yang akhirnya berujung sebagai barang koleksi. Pada saat itu, dilaporkan harga kepala hanya dibanderol dengan harga 25 dollar.

Meningkatnya permintaan terhadap ‘suvenir kepala’ juga membuat orang-orang di Kolombia membuat Tsansa palsu. Mereka memanfaatkan mayat dari rumah duka atau kepala monyet. Diperkirakan bahwa sekitar 80% dari Tsantsa di tangan swasta dan museum adalah palsu.

Tsansa memang menjadi salah satu ritual tradisi primitif yang tidak beradab. Pantas jika para penjelajah selalu bergidik ngeri jika bertemu dengan masyarakat suku Indian. Namun, untunglah saat ini pemerintah Peru dan Ekuador secara resmi sudah melarang praktek tersebut.

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • 7 Suku Yang Akhirnya Membuka Diri Dengan Dunia Modern

    Seperti suku-suku di dunia yang kita ketahui, sebagian dari mereka mulai membuka diri pada dunia modern, namun sebagian lagi masih enggan dan...

  • Senjata-senjata Khas Suku Dayak Yang Harus Anda Tahu

    Membahas tentang suku yang paling ditakuti di Indonesia, yaitu suku Dayak, pasti kita berpikir apa saja yang membuat mereka sampai-sampai mendapat julukan...

  • Mengenal Nahua, Keturunan Aztec Yang Melekat Dengan Tradisi

    Selama ini kita mungkin hanya mengetahui bahwa bangsa Aztec merupakan kelompok suku dengan tradisi pengorbanan manusia. Suku Aztec yang berada di kawasan...