May 21 2016

Mengenal Tradisi “Ngabuburit” yang Ada di Indonesia

Bulan ramadhan, bulan yang penuh berkah akan segera tiba tentu kita harus menyambutnya dengan suka cita. Hal yang paling dirindukan saat ramadhan tiba yaitu bisa melaksanakan tradisi unik bersama teman, sahabat atau keluarga yaitu “ngabuburit” bareng. Istilah ngabuburit memang sangat familiar di telinga orang Indonesia karena merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu dengan ragam aktifitas untuk menunggu adzan magrib.

Source picture by soloraya.com

Source picture by soloraya.com

Kata “ngabuburit” berasal dari Jawa Barat dari kata “burit” yang merupakan istilah penanda waktu yang berarti sore hari. Bagi orang Sunda tidak hanya terdapat istilah ngabuburit saja namun ada juga istilah ngabeubeurang yang berarti menunggu siang hari. Tujuan ngabuburit sendiri yaitu untuk melupakan rasa lapar dan dahaga karena biasanya kita sibuk dengan suatu aktifitas, kadang kita suka lupa makan atau minum.

Menurut Abdul Quddus, seorang Doktor Kajian Islam dari Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, mengatakan di dalam ajaran islam sebenarnya tidak mengenal istilah ngabuburit ataupun kegiatan serupa untuk menunggu berbuka puasa. “Ngabuburit itu lebih pada representasi waktu saja dari Sunda”, katanya. Dan saat ini istilah ngabuburit dikaitkan dengan tradisi bulan Ramadhan, karena adanya proses akulturasi dalam penyebaran agam islam, dimana ajaran Islam masuk dengan memperhatikan sisi tradisi lokal.

Baca Juga : 4 Tradisi Masyarakat Melayu Riau Sambut Bulan Ramadhan

Sebelum diadopsi menjadi salah satu budaya di Indonesia, ngabuburit merupakan aktifitas yang biasa dilakukan oleh anak-anak atau remaja di tatar Sunda. Para orang tua dengan sengaja menyuruh anaknya untuk ngabuburit agar tidak minta berbuka puasa. Dulu, ngabuburit biasanya dilakukan saat setelah pulang mengaji atau dikenal dengan istilah pesantren kilat. Kegiatanya pun sangat beragam seperti bermain ular tangga, main kelereng, congkak dan permainan tradisional lainnya yang tidak menguras energi dan tidak membatalkan puasa.

Namun zaman sudah berubah, permainan tersebut sudah hampir punah tergerus dengan permainan moden menggunakan teknologi canggih. Namun sekarang istilah ngabuburit tidak hanya dilakukan oleh anak-anak saja, orang dewasa pun gemar melaksanakannya. Bahkan sering perusahaan-perusahaan besar menggelar acara hiburan di pangung terbuka dengan tema ngabuburit.

ngabuburit2Ngabuburit juga sering dijadikan ajang wisata kuliner, karena saat ramadhan tiba banyak sekali kuliner khas ramadhan, seperti : kurma, kolek, dan makanan manis lainnya yang dijual di pasar kaget atau pasar ramadhan yang dibuat khusus untuk masyarakat dan biasanya berada di pusat kota. Tentunya tradisi ngabuburit ini menjadi ajang mengais pundi-pundi rezeki oleh sebagian orang.

Sebaiknya ngabuburit juga di isi dengan hal-hal yang bermanfaat seperti tadarus al-quran, membaca buku, melakukan pengajian, bakti sosial, atau menjadi ajang bersilaturahmi dengan tetangga dan keluarga di lingkungan rumah yang dapat menambah pahala dan meningkatkan ketaqwaan kita serta tidak menyebabkan batal puasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda. SEMOGA BERMANFAAT

| Mengenal Tradisi “Ngabuburit” yang Ada di Indonesia

  • Menelisik Kehidupan Pejuang Kita Di Pengasingan Boven Digoel

    Diasingkan di tempat pengasingan, bukan hal baru bagi para pejuang kita dulu. Bahkan ini sudah menjadi hal yang lumrah dan pengasingan tersebut...

  • Fakta-fakta Orang Suku Baduy Yang Jarang Diketahui

    Jika kita menelisik lagi tentang kehidupan orang-orang suku pedalaman, tentu akan menjadi minat tersendiri juga menambah pengetahuan kita, benar kan? Nah seperti...

  • Sederet Fakta Yang Harus Anda Ketahui Dari Mumi Di Papua

    Salah satu budaya Papua yang terbilang cukup ekstrim namun membuat kagum tidak lain adalah mumi. Kepatuhan pada tradisi dari cara bagaimana mereka...

  • Adat Budaya Betawi-Portugis Ini Masih Dilakukan Orang Betawi

    Apa yang Anda pikirkan tentang adat budaya DKI Jakarta? Betawi pasti salah satu yang terlintas dalam pikiran ANda. Namun, belum banyak yang...