Jan 11 2016

Hubungan Keterkaitan Antara Bahasa Aceh Dan Bahasa Sunda

Keragaman budaya Indonesia tidak lepas dari bahasa yang dimilikinya. Kita sendiri mengetahui bahwa Indonesia memiliki berbagai bahasa daerah yang berbeda-beda sesuai daerah provinsi, suku bangsa, budaya, agama dan lainnya. Bahkan, bahasa yang terdapat di satu wilayah dapat saja berbeda dengan wilayah lainnya walaupun masih dalam satu provinsi, seperti yang terdapat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Hubungan Keterkaitan Antara Bahasa Aceh Dan Bahasa Sunda

Hubungan Keterkaitan Antara Bahasa Aceh Dan Bahasa Sunda (2)

Namun demikian, diantara beberapa bahasa daerah tertentu terdapat beberapa kosakata  yang memiliki unsur persamaan, baik dari segi makna maupun bentuk, seperti yang dimiliki oleh bahasa Aceh dan bahasa Sunda. Berdasarkan salah satu situs budaya serupa, yang juga membahas topik yang sama, bahasa Aceh dan bahasa Sunda memiliki satu hubungan atau kaitan erat berdasarjab kamus Aceh-Indonesia-Inggris: Kamus Aceh Indonesia-Inggris & English Indonesia-Achenese Dictionary yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh Tahun 2000. Beberapa kosakata bahasa Aceh dalam kamus tersebut memiliki bentuk yang sama dengan bahasa Sunda. Bahkan, terdapat juga kosakata bahasa Aceh yang memiliki makna yang sama dengan bahasa Sunda. Selain itu, beberapa kosakata bahasa Aceh dan bahasa Sunda juga memiliki persamaan dalam bunyi fonem. Dalam bahasa Aceh dan bahasa Sunda terdapat fonem /eu/ keduanya memiliki fonem tersebut yang bahkan tidak terdapat dalam bahasa nasional kita, bahasa Indonesia.

“Jika kita perbandingkan secara linguistik, persamaan beberapa kosakata bahasa Aceh dan bahasa Sunda tersebut dikenal dengan istilah bersinonim dan berhomonim. Sinonim adalah bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk lain. Sementara itu, homonim adalah kata yang sama lafal atau ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan. Untuk mendeskripsikan kata yang bersinonim dan berhomonim, data kata yang akan diungkapkan dalam tulisan ini adalah kata dasar atau kata yang belum mendapat pengimbuhan, pengulangan, dan pemajemukan. Berikut ini data kesinoniman dan kehomoniman antara kosakata bahasa Aceh dan bahasa Sunda.”

Persamaan antara kosakata bahasa Aceh dengan bahasa Sunda terdiri atas kata benda, kata kerja, kata penghubung, dan kata sifat. Sedikit penjelasannya :

  1. Kata benda adalah kata yang menyatakan benda seperti manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, atau penyebutan nama suatu benda. Kata benda bahasa Aceh yang memiliki kesamaan bentuk dan makna (bersinonim) dengan bahasa Sunda adalah (1) bandera ‘bendera’; (2) baki ‘nampan’; (3) basa ’bahasa’; (4) cet ’cat’; (5) conto’contoh’; (6) guha ’goa’; (7) jagong ’jagung’; (8) mantega ’mentega’; (9) ma ’ibu’. (10) babu ’pembantu’ (11) pilar ’tiang’; (13) pentilasi ’lubang hawa’; dan (14)papiliun ‘anjungan’.
  2. Kata kerja adalah kata yang menyatakan perbuatan, tindakan, atau gerakan. Beberapa kata kerja bahasa Aceh yang bersinonim dengan bahasa Sunda yaitu: (1)garo ’garuk’; (2) mabok ‘mabuk’; (3) meunang ’menang’; dan (4) sogok ’suap’.
  3. Kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau kalimat dengan kalimat. Kata penghubung bahasa Aceh yang bersinonim dengan bahasa Sunda yaitu (1) atawa ’atau; dan (2) sabab ’sebab’.
  4. Kata sifat adalah kata yang menyatakan sifat atau keadaan suatu benda. Kata sifat dalam bahasa Aceh juga ada yang bersinonim dengan bahasa Sunda, yaitu (1)sangsara ’sengsara’ dan (2) butak ’botak’.

Selain persamaan dari bentuk dan makna, dalam bahasa, kosakata bahasa Aceh dan bahasa Sunda yang berhomonim atau memiliki persamaan bentuk tetapi berbeda maknanya. Kehomoniman antara kosakata bahasa Aceh dengan bahasa Sunda dapat dilihat dari data kata berikut.

  • Awak dalam bahasa Aceh berarti ‘orang’; dalam bahasa Sunda berarti ‘tubuh’. Beukah dalam bahasa Aceh berarti ‘robek/pecah’; dalam bahasa Sunda berarti ‘mengembang’.
  • Aki dalam bahasa Aceh berarti ‘kaki’; dalam bahasa Sunda berarti ‘kakek’.
  • Kueh dalam bahasa Aceh berarti ‘gali/menggali’; dalam bahasa Sunda berarti ‘kue’
  • Bako dalam bahasa Aceh berarti ‘sangat ahli’; dalam bahasa Sunda berarti ‘tembakau’.
  • Bibi dalam bahasa Aceh berarti ‘bibir’; dalam bahasa sunda berarti ‘adik perempuan dari orang tua kita’ (re: tante).
  • Cabok dalam bahasa Aceh berarti ‘borok’; dalam bahasa Sunda berarti ‘tampar’. Cabak dalam bahasa Aceh berarti ‘lasak/agesif’; dalam bahasa Sunda berarti ‘raba’.
  • Lila dalam bahasa Aceh berarti ‘ungu (warna)’; dalam bahasa Sunda berati ‘lama’.
  • Galak dalam bahasa Aceh berarti ‘suka’; dalam bahasa Sunda berarti ‘buas’.

Nah, dalam segi penulisan dan pengucapan kata bahasa Aceh memiliki persamaan dengan bahasa Sunda yaitu persamaan dalam bunyi vokal rangkap /eu/ seperti yang tadi dijelaskan.

Walaupun beberapa kosakata bahasa Aceh dan bahasa Sunda memiliki persamaan, tetapi sistem pemakaiannya belum tentu sama karena setiap bahasa memiliki tatabahasanya tersendiri. Satu hal yang penting untuk kita banggakan adalah persamaan dan perbedaan bahasa daerah dapat memperkaya budaya kita. Selain itu, perbedaan bahasa antar daerah tidak akan menjadi sebuah masalah ketika berkomunikasi karena kita memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.

Baca juga : Feng Shui, Kepercayaan Masyarakat Tiong Hoa yang Mendunia

Hubungan Keterkaitan Antara Bahasa Aceh Dan Bahasa Sunda |

  • Menelisik Kehidupan Pejuang Kita Di Pengasingan Boven Digoel

    Diasingkan di tempat pengasingan, bukan hal baru bagi para pejuang kita dulu. Bahkan ini sudah menjadi hal yang lumrah dan pengasingan tersebut...

  • Fakta-fakta Orang Suku Baduy Yang Jarang Diketahui

    Jika kita menelisik lagi tentang kehidupan orang-orang suku pedalaman, tentu akan menjadi minat tersendiri juga menambah pengetahuan kita, benar kan? Nah seperti...

  • Sederet Fakta Yang Harus Anda Ketahui Dari Mumi Di Papua

    Salah satu budaya Papua yang terbilang cukup ekstrim namun membuat kagum tidak lain adalah mumi. Kepatuhan pada tradisi dari cara bagaimana mereka...

  • Adat Budaya Betawi-Portugis Ini Masih Dilakukan Orang Betawi

    Apa yang Anda pikirkan tentang adat budaya DKI Jakarta? Betawi pasti salah satu yang terlintas dalam pikiran ANda. Namun, belum banyak yang...