Feb 23 2016

Festival Seni Budaya Digelar Saat Gerhana Matahari

festival seni budaya gerhana matahari

Peristiwa Gerhana Matahari Total akan diisi dengan Festival Seni dan Budaya di berbagai daerah Sulawesi, terutama Sulawesi tengah. Acara ini dimulai tanggal 7 hingga 11 Maret 2016 yang dimotori oleh Hasan Bahasuan Institute (HBI), Palu.

Zaulfikar Usman, selaku Direktur HBI Palu mengatakan bahwa pihaknya nanti akan menampilkan tari kolosal Raigo Dance dari Kabupaten Sigi. Raigo dance ini juga melibatkan 40 orang penari dengan tambahan 10 orang pemain musik. Selain itu, disebutkan bahwa di Festival tersebut juga nantinya akan menampilkan tarian dari daerah lain seperti Tarian Tanah Toraja dan Bone. Bahkan festival tersebut juga akan menampilkan seni budaya dari luar negeri seperti tim dari Australia yang akan mempersembahkan Australian Dance, dan Korea Selatan akan mempersembahkan Fire Dance.

Festival seni dan budaya yang akan berlangsung selama 5 hari tersebut akan terpusat di perbukitan Desa Ngatabaru, Kabupaten Sigi. Tempatnya bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat sekitar 15 menit dari bandar Udara Mutiara Palu, dan 20 menit dari kota Palu.

Baca juga : Beragam Tradisi Perayaan 1 Muharram Di Tanah Jawa

Gerhana matahari total sendiri akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 sekitar pukul 08.35 WITA. Gerhana ini diprediksi akan disaksikan oleh kurang lebih 2.000 wisatawan domestik dan 3.000 wisatawan asing secara langsung dari puncak perbukitan Desa Ngatabaru.

HBI dan Interstellar tengah membangun sebuah kawasan pengamatan dan festival di atas lahan sekitar 5 hektar tersebut di Desa Ngatabaru dengan beberapa bangunan yang keseluruhannya terbuat dari bambu dan atap daun sagu. Bahkan sebelumnya, tepatnya sejak setahun terakhir, mereka aktif mengadakan beberapa kegiatan sosial untuk masyarakat di desa Ngatabaru. Kegiatan tersebut seperti kursus bahasa Inggris gratis, pelayanan kesehatan, pengobatan massal, ceramah psikologi, serta sosialisasi gerhana matahari.

Selain itu, mereka juga mengungkapkan akan menanam 1.000 pohon di kawasan tersebut menggunakan bibit endemik setempat sebagai monumen hidup bahwa di Ngatabaru ini pernaha ada kegiatan besat terkait peristiwa gerhanan matahari total.

Tambahan untuk diketahaui, HBI adalah mitra lokal PT. Interstellar yang merupakan event organizer internasional dengan pusat di Singapura. Semoga kegiatan festival seni dan budaya ini berjalan dengan lancar 🙂

  • Menelisik Kehidupan Pejuang Kita Di Pengasingan Boven Digoel

    Diasingkan di tempat pengasingan, bukan hal baru bagi para pejuang kita dulu. Bahkan ini sudah menjadi hal yang lumrah dan pengasingan tersebut...

  • Fakta-fakta Orang Suku Baduy Yang Jarang Diketahui

    Jika kita menelisik lagi tentang kehidupan orang-orang suku pedalaman, tentu akan menjadi minat tersendiri juga menambah pengetahuan kita, benar kan? Nah seperti...

  • Sederet Fakta Yang Harus Anda Ketahui Dari Mumi Di Papua

    Salah satu budaya Papua yang terbilang cukup ekstrim namun membuat kagum tidak lain adalah mumi. Kepatuhan pada tradisi dari cara bagaimana mereka...

  • Adat Budaya Betawi-Portugis Ini Masih Dilakukan Orang Betawi

    Apa yang Anda pikirkan tentang adat budaya DKI Jakarta? Betawi pasti salah satu yang terlintas dalam pikiran ANda. Namun, belum banyak yang...