Jan 7 2017

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Dol, atau Doljanchi adalah istilah untuk penyebutan sebuah perayaan kelahiran satu tahun pertama anak-anak di Korea. Dalam sejarahnya, konon di masa lalu, saat makanan langka angka dari kematian bayi tergolong tinggi. Maka dari itu, anak-anak yang mampu melewati satu tahun pertamanya dianggap sebagai suatu berkat dan keberuntungan.

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Kebiasaan tersebut sudah dilakukan dari generasi ke generasi selanjutnya dan membuat Doljanchi secara harfiah disebut sebagai ‘pesta untuk merayakan ulang tahun pertama’, yaitu salah satu acara penting di Korea yang wajib dilaksanakan. Biasanya mereka merayakannya di ruang perjamuan sebuah hotel atau restoran.

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Doljanchi dalam ritual pelaksanannya dilakukan secara bertahap. Pertama sekali dari perayaan ini adalah berdoa. Secara tradisi, orang Korea akan berdoa kepada dua dari banyak dewa yang ada di Korea, yaitu Sanshin (dewa gunung) dan Samshin (dewi kelahiran). Pada saat ini, bagian perayaan ini biasanya dilewati, karena Muism (agama yang menyembah dewa Korea) jarang dijalani.

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Sebelum memasuki bagian inti dari perayaan ini, bayi yang berulang tahun dipakaikan busana yang penuh warna dan berornamen yang disebut dol-bok. Dol bok yang dipakai si anak berbeda tergantung jenis kelaminnya. Seorang anak laki-laki secara tradisi akan memakai jogori (mantel) berwarna merah muda atau garis-garis dengan paji (celana) yang berwarna ungu atau abu-abu, durumagi (mantel panjang) bergaris, rompi berwarna biru dengan pola emas atau perak atau magoja (mantel) bergaris, sebuah jonbok (rompi panjang berwarna biru) dengan pola emas atau perak, sebuah bokgun (penutup kepala hitam berekor panjang), dan tarae-busun (kaus kaki tradisional). Untuk anak perempuan, biasanya mereka memakaikan jogori bergaris, chima (rok) panjang berwarna merah, jobawi (penutup kepala) bercetak emas dan perak dan tarae-busun. Sebagai tambahan pada dol-bok mereka, anak yang berulang tahun akan memakai dol-ddi panjang (sabuk yang dililitkan dua kali ke tubuh) agar si anak berumur panjang dan sebuah dol-jumuni (kantung) sebagai keberuntungan. Dol-jumuni dibuat dari sutra yang berkualitas, dengan benang untuk membuka dan menutupnya. Tidak terdapat kancing-kancing pada dol-bok, hal itu sebagai simbol umur yang panjang.

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Nah, puncak dari Doljanchi adalah ritual yang disebut doljabi/Toljabee, di mana anak ditempatkan di depan sebuah meja yang berisi beras, uang, buku, dan tali dan lain-lainnya lalu kemudian diminta untuk memilih suatu objek diantara semuanya itu. Orang-orang kemudian membuat prediksi tentang bakat dan masa depan anak didasarkan pada objek yang ia pilih.

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea

Tidak hanya terdapat benda-benda saja diatas meja, mereka juga menyimpan beberapa macam kue beras atau ddeok (makanan utama). Beberapa jenis dai ddeok adalah paekseolgi (kue beras kukus putih), susu-kyongdan (kue beras dilapisi dengan bubuk kacang merah kasar), mujigae-ddeok (kue beras kukus berwarna pelangi), dan gyep’i-ddeok (kue beras kembung). Beragam buah sesuai musim juga disajikan di atas meja dengan ddeok. Tidak hanya itu, ada juga semangkuk nasi dan berbagai macam makanan diletakkan di atas meja.

Pada masa ini untuk perayaan Doljanchi modern, biasanya mereka mengadakannya di sebuah restoran atau aula pernikahan. Para orang tua yang menyiapkan beberapa hadiah untuk para tamu dan tamu yang memasuki tempat pesta mendapatkan potongan kertas yang berisikan nomor. Selama pesta, tamu yang menjawab dengan benar pertanyaan seputar si anak yang berulang tahun akan mendapat hadiah. Pembawa acara pesta juga menyebutkan nomor secara acak, dan orang yang mempunyai nomor yang sama akan mendapat hadiah, seru sekali ya? Mungkin lain kali kita bisa menghadiri acara tersebut, ya siapapun yang berulang tahun nanti mungkin anak dari kenalan, kerabat dll. Semoga bermanfaat! Salam budaya!

Doljanchi, Perayaan Untuk 1 Tahun Kelahiran Bayi Korea |

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

    Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang...

  • 7 Suku Yang Akhirnya Membuka Diri Dengan Dunia Modern

    Seperti suku-suku di dunia yang kita ketahui, sebagian dari mereka mulai membuka diri pada dunia modern, namun sebagian lagi masih enggan dan...

  • Senjata-senjata Khas Suku Dayak Yang Harus Anda Tahu

    Membahas tentang suku yang paling ditakuti di Indonesia, yaitu suku Dayak, pasti kita berpikir apa saja yang membuat mereka sampai-sampai mendapat julukan...