Dec 2 2016

Bukti Teori Keterkaitan Indonesia Dengan Nabi Sulaiman

Hampir semua orang di dunia mengetahui tentang kisah Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman adalah sosok seorang nabi kita yang juga seorang raja dengan kekayaan yang luar biasa. Selain itu, yang membuat Nabi Sulaiman menjadi sangat dikagumi adalah kemampuan khusus yang dimilikinya, yakni dapat berbicara dengan hewan, juga beberapa benda dan hal yang tak biasa seperti angin. Tidak lupa juga dengan kisah paling dramatis beliau dengan Ratu Saba.

Melihat sisi lain dari kehidupan Nabi Sulaiman, dalam sebuah artikel diterangkan jika Nabi Sulaiman dikaitkan dengan Israel. Banyak orang yang sangat meyakini jika Nabi Sulaiman pernah tinggal di wilayah tersebut dan meninggalkan sebuah peti (yang entah isinya apa) dan masih dicari hingga saat ini. Tidak hanya dengan ISrael, ternyata sosok Nabi yang pandai berbicara dengan hewan ini pun juga dikaitkan dengan Indonesia! Hal ini bukan hanya sekedar teori belaka, tapi telah ada beberapa bukti yang cukup mencengangkan. Dan berikut adalah kumpulan Bukti Teori Keterkaitan Indonesia Dengan Nabi Sulaiman.

1. Fakta bahwa ditemukannya Surat Emas milik Nabi Sulaiman di Pemandian Candi Boko.

Bukti Teori Keterkaitan Indonesia Dengan Nabi Sulaiman

Dalam cerita yang kita tau, sebelum Nabi Sulaiman bertemu dengan sang Ratu Bilqis, beliau telah terlebih dulu mengirimkan sebuah saurat emas yang diantarkan melalui burung Hud-Hud. Dalam surat tersebut berisi ajakan untuk bertaubat pada sang ratu yang diceritakan masih menyembah matahari. Surat ini sebelumya tidak dapat ditemukan di manapun. Termasuk negeri Yaman yang dipercaya banyak orang sebagai lokasi istana Ratu Bilqis. Tapi, ajaibnya surat ini malah ditemukan di Indonesia.

Surat Emas tersebut ditemukan di salah satu kolam pemandian Candi Boko. Dalam surat tersebut sepertinya memang terbuat dari emas dan berisi tulisan yang dipercaya orang-orang yang isinya adalah “Bismilllahirrahmanirrahim”. Entah suatu kebetulan atau tidak, namun bukti ini cukup menguatkan jika kerajaan Saba memang berada di Indonesia.

2. Bukti bahwa keberadaan Negeri Saba dan Ratu Bilqis, kembali ditemukan di Indonesia.

Bukti Teori Keterkaitan Indonesia Dengan Nabi Sulaiman

Selain bukti dari Nabi Sulaiman yang katanya hidup di Indonesia, sama halnya dengan sang istri yang tidak lain adalah Ratu Bilqis. Bahkan dalam kisah pertemuan keduanya juga diyakini terjadi di Indonesia. Mengenai sang ratu, Ada banyak bukti yang seolah menguatkan kalau negeri Saba dan Bilqis tinggal di Indonesia.

Tepatnya di Wonosobo. Kata dari Wonosono sendiri jika dipisahkan artnya adalah Hutan Saba. Dalam kitab suci Al-quran dijelaskan jika pulau Saba adalah daerah yang penuh dengan hutan. Bukti lainnya adalah tentang candi Ratu Boko yang sering diasumsikan sebagai kerajaan Bilqis. Jika dilihat, candi Ratu Boko memang di beberapa bagian sepertinya tidak lengkap, hal ini dikarenakan dampak dari proses pemindahan istana, seperti yang diceritakan dalam kisah Nabi Sulaiman.

3. Nama Nabi Sulaiman yang Ke-Jawa-Jawa-an.

Selanjutnya adalah berdasarkan nama Nabi Sulaiman yang jadi bukti adanya korelasi antara Indonesia dan Nabi Sulaiman. Jika diperhatikan baik-baik, nama Nabi Sulaiman ini memang sangat unik dan tersemat unsur Jawanya. Misalnya awalan  kata dari ‘Su’ dan akhirnya ‘Man’ yang merupakan ciri khas nama orang-orang Jawa di masa lalu. Dari 25 nabi, hanya Nabi Sulaiman yang punya nama dengan awalan ‘Su’.

Menurut artinya sendiri, kata Su dan Man ini memiliki makna Hamba yang baik dalam bahasa Jawa. Dan jika merujuk kepada ayat suci Al-quran, Nabi Sulaiman selalu dikatakan sebagai ‘sebaik-baiknya hamba’. Ada teori lain yang mengatakan jika ibu Nabi Sulaiman sendiri merupakan orang Jawa yang bernama Batsyeba.

4. Nabi Sulaiman Meninggal di Indonesia.

Masih teori dari Basya, pakar matematika Islam yang mengatakan jika Nabi Sulaiman meninggal di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari bukti yang merujuk pada Borobudur dimana dalam bagian Stupa (Khiyam) nomor 6 ternyata di dalamnya kosong. Mmenurut Basya hal tersebut tak lain karena Nabi Sulaiman wafat di sana.

Hal tersebut diyakini Basya yang kemudian menghubungkannya dengan salah satu ayat Al-Qur’an yang berbunyi, “Tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka (jin) setelah kematiannya itu, melainkan rayap yang memakan tongkatnya.” Entah bagian mana dari ayat di atas yang mendukung pernyataan Basya. Makanya, hal tersebut butuh untuk dikaji lebih dalam lagi.

5. Peninggalam terakhir Nabi Sulaiman adalah Candi Borobudur.

Bukti Teori Keterkaitan Indonesia Dengan Nabi Sulaiman

Sudah terlalu banyak yang membahas tentang candi Borobudur yang merupakan peninggalan dari Nabi Sulaiman. Dan umumnya orang-orang yang membaca pasti tersenyum kecut saja dengan hal tersebut. Sedikit sulit memang menghubungkan Nabi Sulaiman dengan Borobudur dan bagaimana bisa keduanya saling terhubung. Keduanya pun memiliki semacam kontradiksi karena Borobudur adalah candi Buddha. Namun, menurut seorang pakar bernama Fahmi Basya, sangat banyak bukti yang menguatkan kalau candi ini memanglah peninggalan putra Nabi Daud tersebut.

Bukti yang kuar terlihat dari relief-relief yang menggambarkan kisah hidup dari Nabi Sulaiman. Salah satunya adalah tabut (peti) yang berisi kitab-kitab dan juga tongkat Nabi Musa. Di Borobudur relief gambaran yang menunjukkan cerita tabut itu memang ada. Selain itu ada juga relief bergambarkan hewan-hewan yang seolah mengisyaratkan akan kemampuan Nabi Sulaiman yang bisa berkomunikasi dengan hewan.

Ke-5 teori diatas, masih sekedar hanya teori dan belum disahkan sama sekali. Kembali lagi pada Anda, tentang kepercayaan, apakah hal tersebut benar atau tidak. Namun yang pasti kita harus bisa melihat sisi baik dari artikel tersebut.

Semoga bermanfaat, salam!

Baca lainnya : Rambut Bak Rapunzel Wanita Etnis Yao di Huangluo Village

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

    Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang...

  • Menelisik Kehidupan Pejuang Kita Di Pengasingan Boven Digoel

    Diasingkan di tempat pengasingan, bukan hal baru bagi para pejuang kita dulu. Bahkan ini sudah menjadi hal yang lumrah dan pengasingan tersebut...

  • Fakta-fakta Orang Suku Baduy Yang Jarang Diketahui

    Jika kita menelisik lagi tentang kehidupan orang-orang suku pedalaman, tentu akan menjadi minat tersendiri juga menambah pengetahuan kita, benar kan? Nah seperti...