May 31 2016

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Etnis Tionghoa merupakan salah satu budaya yang kompleks, dan sudah tersebar di berbagai penjuru dunia seiring dengan banyaknya masyarakat China yang memiliki bermigrasi ke luar negri, salah satunya Indonesia ya? Budaya Tionghoa ini sangat unik, mereka memiliki beberapa kebudayaan yang mencerminkan nilai tinggi terhadap kebiasaan, serta bakti kepada leluhur mereka.

Baca juga : 5 Kain Cantik Khas Indonesia yang Mendunia

Meskipun budaya Tionghoa termasuk kebudayaan tertua di dunia dan memiliki banyak sekali budayanya, namun sekarang ini tidak semua tradisi dan budaya dilakukan seperti dulu. Namun, perayaan-perayaan penting seperti festival unik yang telah menjadi budaya yang melekat di masyarakatnya masih tetap terjaga dan dirayakan tiap tahunnya.

Dan berikut ini, adalah beberapa perayaan festival unik yang termasuk kebudayaan Tionghoa, antara lain:

1. Festival Musim Semi / perayaan tahun baru Imlek.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Perayaan meriah tiap tahun oleh etnis Tionghoa, merupakan Festival Musim Semi yang dirayakan dengan menggantung beragam pernak-pernik khas seperti lampion merah, lalu menempelkan kertas merah dengan tulisa ‘FU’, berbagi angpao, menyaksikan tarian naga barongsai dan pesta kembang api di malam harinya. Pada awalnya perayaan Imlek, adalah hari yang raya yang dilakukan untuk memperingati pergantian musim dingin ke musim semi. Namun karena musim semi dihitung sebagai musim pertama dari 4 musim yang ada, maka berdasarkan penanggalan Imlek, hari pertama mulainya musim semi merupakan hari pertama penanggalan tahunan.

2. Festival Yuan Xiao / Cap Go Meh.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Perayaan Festival Cap Go Meh atau Yuan Xiao, merupakan perayaan yang dilakukan tiap tanggal 15 pada bulan pertama dari perayaan Imlek. Serupa dengan perayaan Imlek, Yuan Xiao juga dirayakan dengan sangat meriah di beberapa negara yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Kemeriahan dari Festival Yuan Xiao dilihat dari sajian pertunjukannya, seperti tarian barongsai, naga (liong), atraksi beladiri wushu, pergelaran alat musik tradisional China, pertunjukan tarian khas negeri Tiongkok, dan sebagainya.

Di Indonesia sendiri, perayaan Yuan Xiao atau Cap Go Meh dilakukan dalam upacara kirab atau turun langsung ke jalan raya dengan menggotong Kio/usungan yang diisi/dimuat arca para Dewa. Bahkan, di kota Jakarta dan di Manado, perayaan ini dilengkapi dengan atraksi ‘lok thung’ atau ‘thang sin’, dimana ada seseorang yang menjadi medium perantara, dimana biasanya akan melakukan beberapa atraksi menyayat lidah, memotong lengan/badannya dengan sabetan pedang, dan dipercaya telah dirasuki roh dewa-dewi untuk memberikan berkat bagi umat-Nya.

3. Festival Qing Ming / Ceng Beng.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Merupakan Festival unik lainnya masyarakat Tionghoa yang ternyata perayaannya dilakukan dengan melakukan ziarah ke pemakaman para leluhur (orangtua, dan keluarga). Selain berziarah, biasanya tradisi dari Qing Ming juga dilengkapi dengan melakukan sembahyang didepan pemakaman sanak keluarga, lalu dilanjutkan dengan pemberian karangan bunga, kue, makanan serta buah-buahan. Biasanya perayaan dilakukan setiap tanggal 5 april dalam kalender Masehi. Festival Qing Ming memiliki tujuan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur atau keluarga yang telah tiada.

4. Festival Qi Xi.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Festival Qi Xi mungkin lebih banyak disukai anak-anak muda karena Festival tersebut bisa dibilang sebagai hari valentine nya orang-orang Tionghoa. Festival Qi Xi sendiri sudah dilakukan sejak dulu, dan dirayakan untuk memperingati kisah romantis seorang penggembala bernama Niu Lang, juga kekasihnya Zhi Nu si gadis penenun yang mirisnya hanya bisa bertemu sekali dalam setahun.

Festival Qi Xi jatuh pada tanggal 7 bulan 7 penanggalan Imlek. Malam harinya ketika festival Qi XI dilakukan, para gadis muda akan melakukan permohonan dan doa-doa agar mendapatkan pasangat yang setia serta tulus mencintainya.

5. Festival Duan Wu.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Festival Duan Wu adalah Festival Tionghoa lainnya yang bahkan sudah ada sejak 2000 tahun silam. Saat ini, dalam festival tersebut dilakukan dua perayaan saja, diantaranya makan Bak Chang dan perlombaan perahu naga. Asal-usul dari festival Duan Wu ini adalah untuk mengenang patriot Qu Yuan yang mati bunuh diri dengan terjun ke sungai karena kecintaan dan kesetiaannya pada dinasti Chu. Festival ini dilangsungkan setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek.

6. Festival Tiong Ciu, festival musim gugur.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Tiong Ciu Pia, yang artinya makan kue pia, adalah festival yang dilakukan untuk perayaan pesta panen. Biasanya festival tersebut dilakukan tiap tanggal 15 bulan 8 penanggalan Imlek. Festival musim gugur dimulai pada zaman dinasti Xia dan Sheng  yaitu sekitaran tahun 2000-1600 SM. Pada dinasti Zhou, rakyat merayakan dengan memuja bulan. Pada dinasti Tang, tradisi itu lebih jelas dan merakyat. Pada dinasti Song selatan (1127-1279 M), orang mulai mengirimkan kue bulan yang bergambar kelinci kepada rekan dan keluarga sebagai simbol keutuhan keluarga.

Pada malam hari mereka kemudian berjalan-jalan bersama keluar rumah dan mengunjungi tepi danau menikmati rembulan. Pada dinasti Ming dan Qing, tradisi ini menjadi lebih populer. Muncul beberapa kebiasaan seperti menanam pohon musim gugur, menyalakan lentera dan tari naga. Tradisi yang paling utama yang sampai sekarang masih ada adalah berkumpul bersama keluarga untuk menikmati bulan sambil menikmati penganan khas kue bulan sambil meminum arak (minuman keras khas negeri Tiongkok) atau teh.

7. Festival Chong Yang.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Festival lainnya dari Tionghoa yang dilaksanakan tanggal 9 bulan 9 penanggalan Imlek. Festival Chong Yang memiliki arti ‘Panjang Umur’ ini juga dirayakan sebagai Hari Lansia (Lanjut Usia) oleh masyarakat Tionghoa.

Chong Yang artinya nomor ‘Yang’ yang double, menurut kitab I Ching, angka sembilan memiliki sifat ‘Yang’. Sembilan juga merupakan angka tertinggi dari angka-angka yang lainnya, dan mempunyai bunyi yang sama dengan ‘Jiu-Jiu’ yang artinya ‘lama-lama’ inilah yang diartikan sebagai panjang umur. Festival Chong Yang yang paling ramai diselenggarakan adalah di Hong Kong dan daratan China. Pada festival Chong Yang, orang sering berkumpul untuk berpesta bersama, menikmati bunga krisan,  mendaki gunung dan memakan kue spesial. Festival ini juga dikenal dengan istilah ‘double nine Festival’.

8. Festival Dong Zhi, festival musim dingin.

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa

Jika kita tadi mengenai Festival Musim Semi, dan Tiong Ciu untuk musim gugur, maka Dong Zhi juga dilakukan untuk perayaan musim dingin. Festival unik yang jatuh setiap tanggal 22 Desember sebelum kalender masehi. Asal-usul dari festival ini kembali ke filsafat Tao ‘Yin dan Yang’ yang berarti keseimbangan dan harmoni semesta alam. Festival Dong Zhi mulai dirayakan pada zaman dinasti Han. Pada zaman sekarang ini festival musim dingin dirayakan dengan sangat meriah seperti di Harbin. Bahkan kota yang terletak di paling utara China ini menjadi salah satu dari tempat-tempat yang menyelenggarakan festival es dan salju di dunia.

Secara turun-temurun, festival Dong Zhi menjadi saat-saat yang dimanfaatkan untuk berkumpul bagi seluruh anggota keluarga dengan satu kegiatan utama yang dilakukan (terutama bagi keluarga-keluarga di Tiongkok selatan dan perantauan), yaitu membuat dan menikmati TangYuan, orang Indonesia menyebutnya wedang ronde) yaitu hidangan berbentuk bola-bola dari beras ketan yang melambangkan persatuan. TangYuan dibuat dengan warna-warna yang cerah, masing-masing anggota keluarga mendapat setidaknya satu bola TangYuan berukuran besar disamping beberapa lainnya yang berukuran kecil.

Itu dia kedelapan perayaan etnis Tionghoa yang sampai saat ini masih dilakukan. Unik-unik ya, mungkin kapan-kapan Anda berminat untuk menyaksikan secara langsung salah satu festival diatas? Semoga saja ada kesempatan. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya!

8 Perayaan Festival Unik Kebudayaan Tionghoa |

  • Kemiripan Orang Sunda Dengan Orang Korea, Kamu Wajib Tahu

    Seperti yang kita ketahui orang Korea dikenal memiliki paras yang cantik dan tampan walaupun banyak isu yang beredar akibat operasi plastik. Namun...

  • Indahnya Seni Lukis Henna pada Upacara Mehndi di India

    Berbicara tentang India tentunya sebagian orang Indonesia pasti menginginkan pergi ke negara tersebut. Hal ini dikarenakan budayanya yang cukup menarik perhatian dunia....

  • Dibalik Kemeriahan Budaya ‘Color Run’

    Sebenarnya budaya Color Run sendiri booming di Indonesia tahun 2015 lalu, tapi tidak ada salahnya untuk kita mengetahui apa sih ‘Color Run’...

  • Mengenal Fakta Geisha Gadis Penghibur Dari Jepang

    Apa yang kalian tau tentang ‘Geisha‘? Nah jika Anda familiar dengan budaya Jepang, pasti tau tentang Geisha. Atau mungkin Anda juga pernah...