Dec 27 2016

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Anda mungkin berpikir bahwa penyiksaan hewan-hewan hanya terjadi di daerah-daerah yang belum tersentuh peradaban. Namun jangan salah, banyak dari contoh negara-negara berkembang yang justru melakukan ‘penyiksaan’ terhadap hewan dan dianggap sebagai tradisi. Contoh-contoh tradisi yang membuat hewan-hewan tersiksa banyak dilakukan di benua Eropa, dimana tradisi tersebut melibatkan beberapa hewan seperti anjing, kuda, ikan dan masih banyak lagi.

Pemerintah sudah mengupayakan untuk menghentikan segera tradisi ini, namun masih saja ada mereka yang tetap keukeuh untuk teguh pada tradisi ini. Lalu, bagaimana pelaksanaan dan seperti apa tradisi tersebut? Budaya Ijo Muda kali ini akan membahas tentang 7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan. Selengkapnya :

1. Bergulat dengan Kuda.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Di Wild West, para koboi yang menunggangi kuda tentu berhadap dapat menjinakkannya. Tapi berbeda di Spanyol, mereka justru bergulat dengan kuda. Ya, pergulatan langsung antara manusia dengan kuda. Pada setiap tahun, warga kota Galicia akan ikut berpasitipasi dalam tradisi “Rapa das Bestas”. Dimana tradisi tersebut sudah berlangsung selama 400 tahun. Mereka mabuk-mabukan, memanjat bukit, lalu mengejar kuda-kuda liar untuk bergulat dengan mereka. Tak hanya sampai di situ saja, mereka juga mencukur rambut dari kuda-kuda tersebut.

2. Memperangkap musang di dalam celana.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Terdengar konyol memang, tapi memang inilah dilakukan oleh para penambang batubara pada zaman dulu untuk menunjukan seberapa jantan mereka dengan melakukan sesuatu yang orang waras sekalipun tidak akan berani melakukannya. Tradisi ini lahir di Yorkshire, Inggris, melibatkan langsung seekor musang lapar yang dimasukan ke dalam celana pria dan dibiarkan terperangkap begitu saja selama lima setengah jam.

3. Meriam burung puyuh.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Setiap tahun, warga Spanyol yang tinggal di pesisir pantai Mediterania mengumpulkan bayi-bayi burung puyuh dalam keadaan hidup, lalu memasukannya satu persatu ke dalam meriam dan menembakan meriam tersebut. Tak hanya sampai situ saja, mereka juga menembak bayi burung puyuh yang sudah luka-luka dengan senapan, menjadi hancur berkeping-keping.

4. Melempar kambing dari menara.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Lagi-lagi masih di Spanyol, setiap tahun warga desa Manganeses de la Polvorosa berkumpul untuk merayakan festival “The San Vicente de Martir”. Sayangnya festival ini juga menyelenggarakan tradisi kejam pada hewan, yaitu dengan cara melempar kambing dari sebuah menara. Mereka percaya jika dengan melempar kambing tersebut tidak akan mati atau lumpuh, dan tetap melakukan ini demi tradisi. Untungnya di tahun 2002, tradisi sadis ini telah dilarang oleh pemerintah Spanyol.

5. Memenggal kepala angsa secara biadab.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Sudah lebih dari 350 tahun, warga kota kecil Lekeitio di Spanyol merayakan festival santo pelindung mereka dengan mengikat seekor angsa di pelabuhan dan bersama-sama menarik lehernya hingga putus. Ironisnya tidak ada seorang pun yang tahu siapa yang memulai tradisi ini, atau apa alasannya harus memenggal angsa dengan cara kejam seperti itu. Setidaknya hukum yang berlaku sekarang adalah mereka mengharuskan angsa yang diikat tersebut telah mati sebelum ditarik lehernya.

6. Menyiksa anjing hingga mati.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Pepatah mengatakan bahwa anjing adalah teman baik manusia, namun sepertinya tidak berlaku bagi penduduk Spanyol terutama untuk golongan pemburu yang menamakan dirinya galgueros. Mereka berburu bersama dengan anjing species Greyhound, dan jika anjing tersebut tidak dapat berburu dengan baik maka mereka akan disiksa dan dibunuh oleh majikannya. Tujuannya yaitu untuk memulihkan kembali harga diri tuannya.

Pada kenyataannya, tradisi seperti ini telah berevolusi menjadi suatu ritual sadis yang meliputi menyiramkan anjing dengan cairan asam, menyeret mereka dengan mobil, menguliti sampai mengubur mereka hidup-hidup.

7. Merajam keledai.

7 Tradisi Miris Yang Dilakukan Pada Hewan

Tidak hanya kuda, anjing, burung puyuh dan angsa, di Spanyil keledai pun termasuk dalam daftar binatang kurang beruntung yang menjadi salah satu jenis hewan untuk ‘disiksa’ dalam tradisi. Tradisi Pero Palo, berawal pada zaman dahulu kala, ketika seorang pemerkosa tertangkap warga Villanueva de la Vera. Dia lalu diikat di seekor keledai dan diarak ke sekeliling desa, lalu dieksekusi. Hal yang sama tetap dilakukan hingga sekarang, namun bedanya kali ini sang keledai lah yang menderita.

Penduduk desa akan mengarak seekor keledai, mengejek, memukul, juga melempari batu dan bahkan meledakan petasan di antara kakinya. Begitu terus sampai akhirnya keledai itu mati kesakitan. Di tahun 2014, muncul laporan yang mengatakan bahwa ada penonton yang menembak keledai itu dengan shotgun. (diambil sebagian dari tentik).

Sangat disayangkan untuk sebuah tradisi yang dilakukan, untungnya sebagian memang sudah tidak dilakukan. Tapi sebagian lagi, masih belum dapat diberhentikan bahkan oleh pemerintahnya sendiri.

Semoga artikel diatas dapat menjadi sebuah pembelajaran yang berharga, salam!

Baca juga : Kemiripan Antara Budaya Indonesia Dengan Budaya India

  • Bangsa-bangsa Kuno Yang Terkenal Dengan Maksiat Gila

    Jika kita melihat kembali pada kehidupan zaman kuno, apa yang terpikirkan? Mungkin tentang kehidupan mereka? Ya, bangsa-bangsa kuno seperti pada era Mesir...

  • Mengenal Tsantsa, Tradisi Mengecilkan Kepala Suku Indian

    Tradisi unik yang bisa dibilang agak ngeri ini tidak lain adalah milik suku Indian, yaitu pengecilan / penyusutan kepala secara ‘sengaja’. Memang...

  • 7 Suku Yang Akhirnya Membuka Diri Dengan Dunia Modern

    Seperti suku-suku di dunia yang kita ketahui, sebagian dari mereka mulai membuka diri pada dunia modern, namun sebagian lagi masih enggan dan...

  • Senjata-senjata Khas Suku Dayak Yang Harus Anda Tahu

    Membahas tentang suku yang paling ditakuti di Indonesia, yaitu suku Dayak, pasti kita berpikir apa saja yang membuat mereka sampai-sampai mendapat julukan...