May 17 2016

5 Jenis Tarian Tradisional Dari Betawi DKI Jakarta

Budaya Ijo Muda,- DKI Jakarta, adala provinsi yang merupakan ibukota dari negara kita, Indonesia. Sama halnya dengan daerah lainnya, DKI Jakarta juga memiliki keunikan dari budaya dan tradisinya. Khusus hari ini saya akan berbagi informasi tentang tarian-tarian yang berasal dari DKI Jakarta, Betawi yang merupakan tarian unik yang menjadi ciri khasnya.

Tidak perlu menungu lama, ini dia 6 jenis tarian tradisional yang berasal dari Betawi, DKI Jakarta!

5 Jenis Tarian Tradisional Dari Betawi DKI Jakarta

1. Tari Yapong.

Mungkin Anda pernah mendengar nama tarian ini sebelumnya. Yap, Tari Yapong adalah jenis tarian tradisional yang berasal dari DKI Jakarta. Pada awalnya tarian tersebut dipertunjukkan dalam acara perayaan ulang tahun kota Jakarta yang ke 450, ditahun 1977 silam. Pada saat itu, Dinas Kebudayaan DKI akan mempersiapkan sebuah acara pagelaran tari massal yang mengangkat cerita perjuangan dari Pangeran Jayakarta. Pagelaran berbentuk sendratari tersebut kemudian dipercayakan kepada Bagong Kussudiarjo untuk menyelenggarakan acara tersebut. Dan akhirnya acara tersebut sukses menampilkan pagelaran sendra tari Yapong yang didukung oleh 300 orang artis dan musikus.

Tari Yapong sendiri merupakan sebuah tarian kreasi baru dengan berlatar belakang akulturasi budaya tradisional. Dalam gerakan tarian tersebut, memperlihatkan dengan jelas tentang suasana gembira yang menyambut kedatangan Pangeran Jayakarta. Kemudian alasan kenapa tarian tersebut diberi nama Yapong, karena lagu didalamnya berbunyi seperti “ya, ya, ya, ya” dan alunan musik kadang terdengar suara seperti “pong, pong” maka dari itulah tarian tersebut kemudian dinamai sebagai Tari Yapong.

2. Tari Topeng Betawi.

Tari topeng juga ternyata dimiliki oleh masyarakat Betawi DKI Jakarta. Yang unik dari tarian satu ini adalah tari Topeng Betawi lebih bersifat kedalam tarian teaterikal dan komunikatif. Awalnya tarian ini dipentaskan oleh seniman yang berkeliling untung mengisi acara-acara masyarakat biasa seperti khitanan, pernikahan dan masih banyak lagi. Kepercayaan masyarakat Betawi terhadap tarian ini adalah mereka percara bahwa tarian Topeng Betawi akan membantu mereka menjauhkan dari marabahaya. Namun dengan kemajuan jaman, kepercayaan tersebut kemudian luntur dan sekarang ini mereka hanya beranggapan bahwa tari Topeng Betawi sebagai sarana hiburan saja.

Gerakan dari tari Topeng Betawi ini biasanya disesuaikan menurut tema yang akan dibawakan. Biasanya bercerita tentang cerita legenda masyarakat, kehidupan sosial, cerita legenda dan lainnya. Karena tarian Topeng Betawi ini bersifat teaterikal, jadi Anda tidak akan bosan untuk hanya sekedar melihat tapi juga bisa mengangumi bagaimana gerakan para penari yang melambangkan sebuah cerita tertentu di dalam tarian Topeng Betawi yang mereka bawakan.

3. Tari Sirih Kuning.

Tari Sirih Kuning dari DKI Jakarta ini biasanya dilakukan ketika mengiring pengantin Betawi masuk ke pelaminan yang dibarengi dengan proses penyerahan ‘sirih dare’ dari mempelai pria ke mempelai wanitanya.

4. Tari Lenggang Nyai.

Tari Lenggang Nyai dari DKI Jakarta ini terinspirasi dari kisah Nyari Dasimah. Pencipta tarian tersebut adalah Wiwik Widiastuti pada tahun 199. Tarian ini menceritakan tentang kisah hidup seorang wanita (Nyai Dasimah) yang berhasil keluar dari ikatan perkawinan yang telah merenggut kebebasannya.  

Gerakan untuk Tari Lenggang Nyai ini menggambarkan karakter dan cerita dari Nyai Dasimah yang disampaikan secara apik oleh para penarinya. Dalam pertunjukan tarian ini, para penari menari dengan gerakan yang lincah yang menggambarkan keceriaan dan keluwesan seorang gadis Betawi. Kelincahan tersebut dapat dilihat dari gerakan tubuh, kaki dan tangan para penari yang bergerak secara dinamis. Selain itu ada gerakan dari satu sisi ke sisi lain yang menggambarkan kebingungan dari Nyai Dasimah saat mengambil keputusan untuk memilih pendamping hidupnya.

5. Tari Japin Betawi.

Sebenarnya tari Japin dari Betawi sendiri merupakan purwarupa antara Zapin dari Riau. Diubahnya Zapin menjadi japin itu karena kebiasaan masyarakat Betawi yang menyembut kata ‘Z’ menjadi ‘j’. Tarian ini diiringi oleh alat musik yang terdiri dari alat musik gambus dan marwas. Keunikan Tari Japin Betawi ini dilihat dari kelincahan para penarinya yang melompat-lompat dan biasanya ditarikan secara berpasangan.

Baca juga : La Tomatina, Festival Unik Spanyol Dengan Jutaan Tomat Berterbangan

5 Jenis Tarian Tradisional Dari Betawi DKI Jakarta |

  • Tarian Suku Mentawai Dengan Makna Yang Unik

    Mengenal tentang suku serta budaya di Indonesia tidak akan pernah ada habisnya. Di setiap provinsi yang terdapat di Indonesia, memiliki keunikan tersendiri...

  • Keindahan Tari Pendet Bali yang Sudah Diakui Dunia

    Siapa sih yang tidak mengenal tari pendet ? Tari yang berasal dari Bali ini masuk ke dalam Tarian Terindah di Dunia. Bagaimana...

  • Makna dari Tari “Perang” Isosolo Khas Papua

    Pulau Papua tak hanya kaya akan Sumber Daya Alam mineral nya yang melimpah saja, keindahan alam dan budaya pun sangat beragam sehingga...

  • Mengenal Tari Sanghyang, Tarian Dengan Unsur Magis Dari Bali

    Jika membahas mengenai tarian tradisional Indonesia, memang tidak akan pernah habis untuk dibicarakan. Nyatanya, dengan banyaknya daerah di Indonesia, suku, budaya dan...